NarasiTime.id – Sekolah Dasar Negeri Cilimus, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, dalam melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpaksa harus numpang di Madrasah Diniyah (MD) dan di SMPN 5 Satu Atap Jampangtengah.
Hal itu terpaksa dilakukan pihak sekolah mengingat 5 dari 6 ruangan yang dimiliki SD Negeri Cilimus, atapnya ambruk sejak tahun 2023 lalu sehingga tidak bisa dipergunakan lagi.
Habudin, tenaga pendidik SD Negeri Cilimus mengatakan, jumlah peserta didik di sekolahnya sebanyak 131 siswa. Sedangkan ruangan kelas yang kini dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran hanya satu ruangan.
“Ruangan kelas ada enam, namun yang kini dipergunakan dalam kegiatan belajar mengajar hanya satu ruangan, karena yang lima ruangan lagi sudah ambruk sejak 2023,” ujarnya kepada NarasiTime.id, Kamis (18/9/2025).
Lebih lanjut, Habudin mengatakan, untuk megantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan demi keselamatan siswa, pihak sekolah terpaksa melakukan 3 kelompok belajar di tempat yang berbeda.
“Proses belajar mengajar kan harus terus berjalan. Pihak sekolah terpaksa melakukan 3 kelompok belajar, salah satunya di ruangan kelas yang tersisa. Adapula yang memakai ruang kelas SMPN 5 sebanyak dua kelas, yang tiga kelas lagi numpang di Madrasah Diniyah,” paparnya.
Masih kata Habudin, dari awal kerusakan gedung sekolah, pihaknya sudah melakukan pengaduan namun hingga sampai saat ini belum ada tindakan nyata dari dinas terkait.
“Sampai sekarang belum ada perbaikan. Kalau pengaduan sering sekali sama operator sekolah, karena setiap bulan ada laporan-laporan. Mungkin dari pihak dinas pendidikan juga sudah tahu, karena melalui bagian sapras sudah meninjau kesini” jelasnya.
Dengan kondisi yang memprihatinkan ini dan dikwatirkan tembok bangunan yang sudah lapuk runtuh, pihak sekolah meminta Pemerintah kabupaten Sukabumi melalui dinas pendidikan atau instansi terkait agar secepatnya merehabilitasi bangunan SD Negeri Cilimus.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah agar secepatnya memperhatikan dan merehabilitasi sarana dan prasarana gedung sekolah ini, agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal dan kondusif,” pungkasnya.(Fitra Yudi. S)














