Beranda News Lalulintas dari Stadion Pakansari Menuju Jalan Tegar Beriman Semakin Semeraut, Ini Pembelaan...

Lalulintas dari Stadion Pakansari Menuju Jalan Tegar Beriman Semakin Semeraut, Ini Pembelaan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor

Lalulintas Jalan Kol. Ediyoso Martadipura Pakansari menuju Jalan Tegar Beriman makin Semrawut. (28/5/2026) (foto: Sab/NT)

NarasiTime.Co – Arus lalulintas di Jalan Kol.Ediyoso Martadipura menuju Jalan Tegar Beriman dari arah Stadion Pakansari mengalami antrian panjang saat libur Idul Adha, Kamis (28/5/2026) sore.

Banyaknya pengendara roda dua saling mendahului bahkan menyalip kendaraan roda empat yang sedang berhenti dalam antrian menambah kesemrawutan lalulintas di jalur tersebut.

Pedagang kuliner, Samsudin membenarkan antrian panjang tidak hanya terjadi disaat momen libur panjang, melainkan terjadi pula pada hari kerja, terutama pada jam sibuk lalulintas.

Baca Juga :  Pada Helaran dalam Rangka Hari Jadi Bogor Ke-543, Kecamatan Tajurhalang Hadirkan Ondel-Ondel

“Mungkin karena ada trafficlight di simpang Jalan Tegar Beriman dekat Kantor Bappenda. Ditambah lagi banyak yang parkir di pinggir jalan, sedangkan lebar jalan ini hanya cukup untuk dua mobil, diperparah banyaknya pemotor yang menyalip jadi tambah macet,” ucapnya.

Kepala Bidang Lalulintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kokasih menjelaskan, bahwa simpang Bappenda menggunakan SMART APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas), sehingga disimpang tersebut antrian kendaraan diatur seminimal mungkin dan terbukti efektif hingga saat ini.

Baca Juga :  JJB, KORMI, Polres Bogor, dan Bogor Today Bagikan Takjil Gratis di Pakansari

“Adanya keluhan masyarakat tentang APILL tersebut sangat minim, karena pembukaan simpang Bappenda juga meningkatkan aksesibilitas menuju Stadion Pakansari. Bahkan, UMKM yang berada di sekitarnya mendapat imbas peningkatan pendapatan tambahan,” katanya, dihubungi melalui seluler.

Ia membenarkan sering terjadi penambahan volume dan antrian kendaraan. Namun, penerapan APILL pada simpang kaki tiga yang berlokasi di Bappenda bukan menjadi penyebab utama kemacetan, melainkan langkah awal dalam penataan dan pengaturan lalulintas agar pergerakan kendaraan yang lebih teratur.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Bogor Berkolaborasi Dengan IPB University Untuk mendukung Pembangunan Berbasis Data dan Teknologi

“Antrian yang terjadi dipengaruhi juga oleh tingginya volume kendaraan, ukuran geomatrik jalan, hambatan samping, seperti parkir liar dan kendaraan berhenti di badan jalan,” imbuhnya.

Pengoperasian APILL perlu didukung langkah lanjutan seperti penertiban parkir liar, pengurangan hambatan samping, evaluasi waktu sinyal, dan pelebaran jalan. “Supaya kinerja simpang dapat lebih optimal dan kemacetan berkurang secara bertahap,” tutupnya. (Sab/Sal)

<< SebelumnyaAnggota DPR RI Hergun, Sembelih 3 Ekor Sapi dan 11 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi dan Masyarakat Sekitar
Selanjutnya >>Kondisi Terkini Lingkungan Hidup Cipanas Bopuncur Jadi Sorotan, Penggiat Jawa Barat Kumpul Satukan Pandangan Rumuskan Langkah ke Depan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini