NarasiTime.id – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai memasang pembatas jalan atau Guardrail di sepanjang ruas Jalan Bomang. Langkah ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di jalur tengah yang selama ini di nilai rawan dan membahayakan pengendara.
Sekretaris Kecamatan Tajurhalang Kiyat Mujiono menjelaskan bahwa kondisi Jalan Bomang saat ini memiliki jalur tengah yang berlubang dan tidak rata, sehingga sangat berisiko jika pengendara tidak berhati hati. Terlebih setelah jalan dibuka menjadi dua jalur kanan dan kiri, potensi kendaraan masuk ke lubang di tengah semakin besar.
“Pemasangan Guardrail ini sebagai bentuk pengalaman, saat ini kondisi jalur tengah jalan Bomang bolong dan ini sangat membahayakan pengendara, karena sudah dibuka dua jalur kanan kiri, kami khawatir ada kendaraan yang bisa nyebur ke tengah,” jelasnya.
Langkah pengamanan ini berasal dari inisiatif langsung Bupati Bogor yang datang dalam sebuah rapat bersama jajaran menyampaikan bahwa pembatas jalan perlu segera dipasang untuk mencegah kecelakaan.
“Bapak Bupati menyampaikan kepada Bapak Camat saat rapat, “itu dikasih pembatas supaya memberikan perlindungan bagi pengguna jalan”.Selain itu Bapak Camat langsung membuat dan menyampaikan proposal ke Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor,” tambahannya
Ia mengungkapkan, kalau pihak PUPR merespons dengan cepat saat ini proses pemasangan guardrail sudah dimulai dan ditargetkan mencakup sepanjang empat kilometer di sisi kanan dan kiri jalan, sehingga totalnya mencapai delapan kilometer.
“Pemasangan guardrail ini diharapkan dapat meminimalkan angka kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pengendara yang melintas Jalan Bomang, yang merupakan salah satu jalur strategi penghubung wilayah Tajurhalang dan sekitarnya,” pungkasnya.(cr1/sal)















