Genangan air terlihat menutup badan jalan., kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan.(foto: ade/nt)

NarasiTime.idJalan Raya Kemang, di Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, kembali dikeluhkan para pengendara.

Dari pemantauan  NarasiTime.id Rabu (4/2/2026), ruas jalan tersebut masih menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun, tanpa terlihat adanya upaya perubahan berarti dari pemerintah setempat maupun dinas terkait.

Air kerap menggenang di badan jalan dan bertahan cukup lama setelah hujan reda.

Kondisi ini tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Hadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhari Tegaskan Hardiknas Bukan Sekadar Seremoni

Pengendara roda dua menjadi pihak yang paling terdampak, karena harus melintas di genangan air dengan kondisi jalan yang licin dan tak terlihat.

Lia (24), seorang pengendara motor yang hampir setiap hari melintasi Jalan Raya Kemang, mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Rawan Banjir Karena Berdiri di Lahan yang Dulunya Persawahan, Perumahan Sanur Valley di Desa Pangasinan Jadi Sorotan

“Sering lewat sini, kalau hujan atau habis hujan besar sering jadi langganan banjir di daerah sini,” ujar Lia kepada NarasiTime.id, kemarin.

Menurutnya, banjir di Jalan Raya Kemang bukanlah persoalan baru. Kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya penanganan nyata.

“Udah lama sering jadi langganan banjir, bertahun-tahun kayak gini terus,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dan dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan yang dinilai terus dibiarkan.

Baca Juga :  Banjir di Tangsel Terjang 7 Kelurahan dan 673 Keluarga Terdampak

“Semoga ada langkah dari dinas terkait mengenai banjir di jalan sini. Kita juga udah capek lihatnya,” tutupnya.

Diketahui, banjir di Jalan Raya Kemang diduga disebabkan oleh buruknya sistem drainase dan tidak optimalnya aliran pembuangan air.

Akibatnya, saat hujan turun, air langsung menggenang di permukaan jalan dan sulit surut.(Ade/Sal)

<< SebelumnyaKetua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Meminta Pemkab Cabut Izin Pengembang Perumahan Nakal
Selanjutnya >>Dr. Anwar Abbas Jadi Pemateri Utama Pengajian Qobla Ramadan UMMI Kota Sukabumi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini