Jalan Raya Bogor - Jakarta tepatnya di depan RS FMC penuh lubang. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan. (foto: CR1/NT)

NarasiTime.id – Hujan yang terus mengguyur kawasan Cibinong bukan hanya meninggalkan genangan air, tetapi juga menyisakan ancaman serius bagi para pengendara. Di ruas Jalan Raya Bogor–Jakarta, tepatnya sebelum Rumah Sakit FMC, jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki berubah menjadi jebakan berbahaya, terutama saat hujan turun deras.

Kondisi tersebut terjadi di wilayah Cibinong dan telah berlangsung selama berbulan-bulan. Warga setempat menyebut, lubang di badan jalan semakin hari justru semakin melebar akibat tingginya curah hujan yang mempercepat kerusakan aspal. Ironisnya, hingga Selasa, (27/12026), belum terlihat adanya perbaikan berarti di titik rawan tersebut.

Baca Juga :  Gerakan Hijau Dimulai, Danrem 061/Suryakancana Tanam Ribuan Pohon di Babakan Madang

Lubang-lubang jalan yang tertutup genangan air kerap mengecoh pengendara. Banyak pengemudi motor maupun mobil tidak menyadari adanya lubang hingga akhirnya terperosok dan kehilangan kendali.

Situasi ini membuat ruas jalan yang seharusnya menjadi jalur utama justru terasa seperti lintasan berisiko tinggi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Kegiatan Diskusi Publik yang Digelar JJB

Salah satu warga sekitar Rohmad mengungkapkan keresahannya. Ia mengatakan bahwa kondisi jalan semakin memburuk dari waktu ke waktu.

“Lama kelamaan lubangnya jadi makin lebar, mungkin karena sering hujan juga dan bahaya banget buat yang lewat,” ujar pria yang berprofesi tukang tambal ban itu kepada NarasiTime.id,  pada Selasa, 27Januari 2026.

Dia mengungkapkan, kalau insiden kecelakaan sudah beberapa kali terjadi di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Parkir Liar di Jalan Raya Bogor Depan Pasar Cibinong Ditertibkan, Pedagang: Nanti Juga Balik Lagi

“Hari Sabtu kemarin ada yang terjatuh nabrak lubang karena hujan besar dan jalan licin, orangnya hanya lecet saja di kaki.” katanya.

Dia berharap Pemerintah segera turun tangan memperbaiki ruas jalan tersebut.

“Saya khawatir jika dibiarkan terlalu lama, bukan hanya kerusakan jalan yang semakin parah, tetapi juga potensi kecelakaan yang bisa kembali memakan korban,” pungkasnya. (cr1/sal)

<< SebelumnyaProtes Jalan Berlubang, Warga Kemang Pasang Spaduk di Pinggir Jalan
Selanjutnya >>Kemacetan di Ruas Jalan Stasiun Cilebut Sudah Jadi Langganan, Angkot Jadi Biang Kerok

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini