Beranda News Band Radja Beraksi Kembali, Menyihir Ribuan Mata Penonton di Stadion Suryakencana Kota...

Band Radja Beraksi Kembali, Menyihir Ribuan Mata Penonton di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi

Narasitime.co – Stadion Suryakencana, Kota Sukabumi, menjadi saksi bisu dari luapan emosi lintas generasi. Ribuan penonton memadati arena terbuka pada Minggu (13/9/2026) demi merayakan festival musik bertajuk Broken Versus Festival.

Mengusung tema yang emosional, “Dua Era, Satu Luka, Sejuta Cinta,” gelaran ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan sebuah mesin waktu yang mengobrak-abrik luka lama sekaligus menyembuhkannya lewat melodi.

Atmosfer nostalgia langsung menyengat begitu malam merayap naik. Puncaknya terjadi saat grup band legendaris era 2000-an, Radja, naik ke atas panggung. Sang vokalis, Ian Kasela, yang tampil ikonik dengan kacamata hitamnya, sukses menyihir penonton untuk bernyanyi bersama lewat deretan lagu hits mereka yang tak lekang oleh waktu.

Baca Juga :  PUBLIKASI KINERJA KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Sebelum mengguncang panggung utama, antusiasme luar biasa sebenarnya sudah dirasakan oleh para personel Radja saat menggelar press conference di area Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) satu hari sebelumnya. Ian Kasela mengungkapkan rasa takjubnya atas energi luar biasa yang ditunjukkan oleh masyarakat Sukabumi, terutama generasi muda.

“Energi di Sukabumi ini luar biasa, melampaui ekspektasi kami. Melihat anak-anak muda zaman sekarang masih hafal dan ikut menyanyikan lagu-lagu Radja dari awal sampai akhir itu rasanya magis. Ini membuktikan bahwa karya musik yang jujur tentang patah hati tidak akan pernah mati, ia hanya berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ujar Ian Kasela dengan penuh haru saat memberikan komentarnya setelah selesai di kemeriahan acara.

Baca Juga :  Sambangi Kecamatan Sukajaya, Calon Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Disuguhi Keluhan Warga

Parade Grup Pembuka yang Menghidupkan Panggung
Sebelum Radja membawa penonton ke puncak nostalgia, Broken Versus Festival sudah lebih dulu memanaskan emosi penonton sejak sore hari. Panggung dimeriahkan oleh kolaborasi apik dari berbagai musisi nasional dan talenta lokal yang bergiliran unjuk gigi.

Juicy Luicy & Pamungkas: Dua nama besar di industri musik modern ini sukses menjadi magnet penonton lewat lagu-lagu bertema patah hati masa kini yang menghanyutkan.

Lomba Sihir Menghadirkan warna musik pop alternatif yang eksentrik, segar, dan penuh energi di atas panggung.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Dukung Upaya Kadin Gelar Bazar Pangan Murah Jelang Idul Fitri di SICC

GME (Good Morning Everyone) Band pop romantis yang sukses mengajak penonton larut dalam untaian lirik galau.

Di sisi lain, Kehadiran grup musik seperti Alkateri, Magnet, The AXN, Frequents, Cind3rella, dan NAVA semakin melengkapi keberagaman warna musik di festival ini, memastikan setiap sudut Stadion Suryakencana berdenyut tanpa henti.

broken Versus Festival Sukabumi berhasil membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menjembatani perbedaan zaman.

Malam itu, ribuan pasang mata pulang tidak hanya membawa pulang memori tentang sebuah konser, tetapi juga perasaan lega setelah merayakan “luka dan cinta” bersama-sama. (Fitra Yudi)

<< SebelumnyaKembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
Selanjutnya >>PUBLIKASI KINERJA KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini