Beranda News 9 Tandon Baru Dibangun Pemkot Tangsel untuk Kendalikan Banjir

9 Tandon Baru Dibangun Pemkot Tangsel untuk Kendalikan Banjir

Tandon untuk mengatasi banjir di Tangsel (Instagram @humaskotatangsel)
Tandon untuk mengatasi banjir di Tangsel (Instagram @humaskotatangsel)

NarasiTime.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) membangun 9 tandon baru sepanjang 2022-2023 demi mengatasi banjir.

“Komitmen kami terus melanjutkan pembangunan tandon, lalu revitalisasi drainase dan berbagai langkah lainnya. Tujuannya ya itu mengurangi titik-titik banjir di Tangerang Selatan, ini ikhtiar kita bersama,” kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Berikan Harapan Baru Bagi Masyarakat, PLN UP3 Sukabumi Berbagi Terang di Bulan Ramadhan Melalui Program Light Up The Dream

Menurut Benyamin, 9 tandon baru itu termasuk Tandon Lengkong Karya, Kolam Retensi Griya Asri di Serpong Utara, Kolam Retensi Kampung Bulak, Tandon Puri Sentosa, Tandon Babakan di Kecamatan Setu, Tandon Pondok Aren, Tandon Sawah Lama 1, Tandon Sawah Lama 2, dan Tandon Serua Riverpark di Ciputat.

Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK, Robby Cahyadi mengatakan, pembangunan tandon jadi salah satu cara mengatasi banjir.

Baca Juga :  Dableg, 1.021 Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkot Tangsel Nunggak Pajak

“Jadi air hujan ini diupayakan diretensi sebanyak mungkin sebelum masuk ke sungai melalui cara diresapkan ke dalam tanah dengan memperluas ruang terbuka hijau, taman, sumur resapan dan kolam tampungan pada lingkungan serta memperbanyak kolam-kolam retensi atau tandon,” tutur Robby.

Dalam upaya memperluas penampang basah sungai atau menambah kapasitas sungai melalui upaya pelebaran sungai dengan pembangunan turap dan pengerukan sedimentasi secara rutin melalui pemeliharaan sungai.

Baca Juga :  Jelang Mukota Kadin Tangsel, Marhadi Kumpulkan Pendukungnya: Saya Yakin dan Optimis Dapat Memenangkan Pertarungan

“Pada saat terjadinya banjir kita mengoptimalkan pengoperasian stasiun-stasiun pompa dan menempatkan petugas lapangan untuk langsung terjun ke titik banjir. Sedangkan pasca banjir, kita lakukan pembersihan atau perbaikan jika ada infrastruktur yang rusak,” tutup Robby. (*)

<< SebelumnyaDinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Bimbingan Teknis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Selanjutnya >>Pembongkaran Lapak Pedagang Tahap 2 di Puncak Digelar 25 Agustus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini