Narasitime.co – Wakil Bupati Sukabumi menghadiri wisuda Santri Kelas Akhir Tarbiyatul Muallimin Al-islamiyyah (TMI) Pondok Modern Assalam Putra di Gedung Ponpes Assalam Putra, Cibodas, Bojonggenteng, Sabtu (6/6/2026).
Selain dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, nampak hadir juga Dandim 0607/Kota Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Camat Bojonggenteng, unsur kepolisian serta tamu undangan lainnya. Diketahui, perhelatan wisuda Santri Kelas Akhir TMI mengusung tema” Averouz Generation, Right Ready Resillient”.
Tema tersebut menegaskan nilai-nilai kebenaran melalui kreativitas dan teknologi sekaligus menjadi kompas moral dan intelektual.
Averouz sendiri memiliki makna singkatan: Adaptive, (Mampu beradaptasi dalam segala perubahan), Visionary (Berpandangan jauh kedepan), Enduring (teguh), Resillient (Tangguh di setiap situasi) Oriented (Bertujuan jelas), United dan Unity (Bersatu dalam keberagaman) serta Zealous (penuh semangat dan tekad kuat).
Adapun Santri Kelas Akhir Tarbiyatul Muallimin Al-islamiyyah (TMI) Pondok Modern Assalam Putra yang diwisuda sebanyak 36 santriwan.
Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Sukabumi terus berkomitmen mendukung pengembangan Lembaga Pendidikan Islam dalam ikhtiar mencetak SDM Yang cerdas dan berdaya saing.
“Pemkab Sukabumi komitmen mendukung pengembangan Lembaga Pendidikan Islam. Karena hal itu relevan dengan visi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya dan berkah (Mubarakah),” ujar Wabup.
Lebih lanjut, Wabup, mengatakan wisuda ini bukan akhir belajar, tapi awal dari pengembangan dan aktualisasi hasil belajar.
“Saya meminta kepada para santri untuk membuka diri, mempelajari sain dan teknologi, sehinggga pengetahuan yang dikuasai lebih komprehensif serta adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Wabup juga dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran para guru yang telah mendidik sepenuh hati mencetak generasi yang unggul dan berilmu pengetahuan sehingga bermanfaat bagi nusa bangsa dan negara.
Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Asalam Putra, KH. Drs Badrusyamsi, M.M.Pd menegaskan pentingnya bersyukur dalam menjalani proses belajar mengajar, serta berusaha menerapkannya sebagai ilmu yang bermanfaat.
“Senantiasa bersyukur, dan jadikan hasil belajar sebagai ilmu yang bermanfaat, saya juga mengajak kepada para wali santri untuk terus bersinergi dalam mewujudkan insan yang berilmu dan berguna bagi masyarakat,” pungkasnya (Fitra Yudi)














