
NarasiTime.Co – Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027 mulai menghangat di sejumlah desa di Kabupaten Bogor, salah satunya di Desa Rawa kalong Kecamatan Gunung Sindur.
Walau terbilang masih satu tahun setengah lagi, sejumlah figur mulai bermunculan meramaikan konstestasi delapan tahunan itu. Selain petahana yang diperkirakan kembali maju, nama mantan Kepala Desa Rawa Kalong periode sebelumnya, H. Mawar Rias Asmara, dikabarkan siap kembali maju dan menantang incumbent.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, kondisi kesehatan dan aktivitas H. Mawar saat ini disebut sangat prima dan mulai aktif membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh serta simpatisan lama.
“Iya, dia (H. Mawar) akan ikut lagi di Pilkades serentak 2027. Sekarang kondisi fisiknya juga sangat bugar karena sering olahraga sepeda,” ujar salah satu sumber seperti dikutip dari Monitorupdate.com, baru-baru ini.
Munculnya kembali nama H. Mawar langsung memunculkan spekulasi baru terkait perubahan peta politik di Desa Rawa Kalong. Sebab, pada Pilkades 2019 lalu, absennya H. Mawar membuat basis pendukungnya terpecah ke sejumlah kandidat lain.
Saat itu terdapat empat calon yang bertarung memperebutkan kursi kepala desa, yakni Wardi nomor urut 1, Rusli nomor urut 2, Lukman nomor urut 3, dan Supriyadi Suntik nomor urut 4.
Tidak ikutnya H. Mawar dalam kontestasi 2019 diyakini menjadi salah satu faktor pecahnya suara pendukung lama yang selama ini dikenal cukup militan di Desa Rawa Kalong.
Kini, jika benar mantan kades tersebut kembali maju, bukan tidak mungkin peta kekuatan politik desa akan berubah total. Basis pendukung lama yang sebelumnya tersebar diprediksi kembali bersatu untuk mengusung figur yang pernah memimpin desa tersebut.
Menanggapi kabar tersebut, salah satu tokoh Desa Rawa Kalong yang juga pernah ikut bertarung dalam Pilkades 2019, Lukman, menilai kemunculan banyak kandidat justru akan membuat demokrasi desa semakin sehat.
“Bagus itu, bikin tambah seru,” ujar Lukman singkat saat dimintai tanggapannya, terkait isu kembalinya H. Mawar.
Menurut Lukman, atmosfer politik Pilkades Rawa Kalong saat ini memang belum sepanas tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai ada beberapa faktor yang membuat suhu politik desa cenderung lebih adem.
“Saat ini masyarakat mungkin sudah lebih dewasa dalam berpolitik. Bisa juga karena kondisi ekonomi sedang lesu, jadi suasananya tidak sepanas dulu,” katanya.
Untuk diketahui, terdapat lima desa di Kecamatan Gunung Sindur yang dipastikan akan mengikuti Pilkades serentak gelombang pertama pada 14 November 2027. Kelima desa tersebut yakni Rawa Kalong, Gunung Sindur, Cibadung, Cibinong, dan Pabuaran, yang menjadi bagian dari total 292 desa di Kabupaten Bogor. (MU/Sal)













