Beranda News Proyek Pembangunan Sistem Penampungan Air Bawah Jalan di Perumahan Pakujaya Permai Ditolak...

Proyek Pembangunan Sistem Penampungan Air Bawah Jalan di Perumahan Pakujaya Permai Ditolak Warga, Ini Alasannya

Proyek sistem penampungan air bawah jalan di Perumahan Pakujaya Permai Kelurahan Pakujaya Kecamatan Serpong Utara, tengah dikerjakan dengan menggali jalan di tengah pemukiman warga. Warga menolak pengerjaannya karena khawatir berdampak pada lingkungan.(ist)

NarasiTime.id – Hujan deras yang mengguyur kawasan Perumahan Pakujaya Permai, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel kemarin, membuat proyek pembanguanan sistem penampungan air bawah jalan di wilayah tersebut longsor.

Peristiwa tersebut membuat cemas warga yang berdekatan proyek tersebut, tepatnya di RT 010 dan 011, RW 05. Pasalnya akibat longsor tersebut warga khawatir rumah mereka ikut amblas.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Toto meminta Pemerintah Kota Tangsel untuk mengkaji terlebih dahulu sebelum proyek tersebut dilaksanakan.

“Saya bukan tidak ingin dibantu pemerintah, tetapi proyek sebut harus diperhitungkan dengan benar,” ujarnya.

Pasalnya menurut dia dengan adanya proyek tersebut membuat wilayah perumahan semakin rendah yang memang sebelumnya sudah rendah.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Minta Bantuan Hibah Bus Listrik Rute Sentul-Bojonggede

“Masyarakat tidak setuju kalau jalan tersebut digali, karena posisi perumahan ini ada di paling bawah,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, banjir yang terjadi di perumahannya bukan semata-mata karena posisinya rendah, tetapi saluran pembuangannya yang menyempit.

“Kalau mau (untuk menanggulangi banjir) air dialihkan dari atas sana,” ucapnya.

Dia mengaku tidak mengerti, kenapa proyek tersebut tetap dilaksanakan, padahal warga sudah menyampaikan dan meminta kalau jalan tersebut untuk tidak digali.

“Buat aja bak kontrol dan airnya disedot di sana. Padahal kita juga sudah punya pompa, yang kita inginkan pipa pompanya dipanjangin, ” pintanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Rudy Susmanto Terima LKPj Bupati Bogor tahun 2023

Lurah Pakujaya Turun ke Lokasi

Sementara itu proyek yang dikerjakan CV Reva dengan anggaran Rp.2.456.000.000 juga mendapatkan sorotan dari Lurah Pakujaya Astari yang mendapat laporan warga langsung meluncur ke lokasi sekitar pukul 21.WIB.

Ia sempat berang melihat galian yang berada di tengah jalan dengan kedalaman 1,6 M, lebar 1,2 M panjang hamper 20 M ini sudah penuh dengan air dan bibir dinding terdapat longsor lebar 0,6 M dan panjang sekitar 6 M.

Astari dengan nada tinggi, meminta mandor proyek agar segera mencari pompa air untuk mengeringkan genangan air.

Ini Kata Wakil Wali Kota Terkait Proyek Long Storage

Baca Juga :  PSI Ikut Usung Ahmad Riza Patria - Marshel Widianto di Pilkada Tangsel

Sebelumnya Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau langsung progres pembangunan sistem penampungan air di bawah jalan atau long storage di Perumahan Paku Jaya Permai, Serpong Utara.

Pilar mengatakan, pembangunan long storage ini merupakan upaya konkret Pemkot Tangsel dalam mengatasi persoalan banjir di permukiman warga, khususnya di kawasan rawan genangan seperti Perumahan Paku Jaya Permai.

“Alhamdulillah hari ini alat berat sudah turun. Ini bentuk respons cepat terhadap banjir yang sempat mencapai selutut kemarin. Kami pasang long storage di bawah jalan sepanjang 300 meter,” ujar Pilar saat berbicara dengan RT dan warga sekitar.(cr1/sal)

<< SebelumnyaKetua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Panggil Kades Dayeuh, Ini Penyebabnya
Selanjutnya >>Keren, Koran Bogor Today dan bogortoday.com Dinyatakan Dewan Pers Telah Terverifikasi Faktual

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini