Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri rapat Musrenbang di Kecamatan Cibinong. Senin (26/1/2026) )(foto :CR1/NT)

NarasiTime.id – Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Cibinong. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor tahun 2027.

Musrenbang yang digelar di aula kantor Kecamatan Cibinong  ini menjadi forum strategis untuk menyepakati bersama arah dan langkah kebijakan pembangunan.

“Dalam acara Musrenbang hari ini, dari beberapa usulan rencana pembangunan tahun 2027 yang berasal dari 13 kelurahan di Kecamatan Cibinong, telah disepakati bersama langkah kebijakan yang disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor 2027,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Senin, (26/12026).

Baca Juga :  Tinjau Festival Desa Wisata di Kabogorfest 2025, Bupati Dorong Potensi Lokal

Menurutnya, Musrenbang juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menyampaikan kepada para camat dan lurah terkait agenda penting serta program prioritas yang harus segera diselesaikan, khususnya persoalan-persoalan yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah di Kecamatan Cibinong.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Garut Sempat Cicipi Daging Korbannya?

“Prioritasnya salah satunya di luar pendidikan dan kesehatan, yaitu sanitasi lingkungan, drainase, penanganan bencana seperti banjir, dan juga pembangunan hutan kota di Kecamatan Cibinong. Walaupun proporsi anggaran di Cibinong terlihat besar, kita harus bijak menyikapinya karena 13 kelurahan di Kecamatan Cibinong tidak memiliki desa, sehingga seluruh anggaran terpusat di kecamatan ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Rudy Susmanto: Momentum Tumbuhkan Semangat Kebangsaan

Rudy Susmanto juga membandingkan karakteristik Kecamatan Cibinong dengan kecamatan lain di Kabupaten Bogor.

“Kecamatan yang masih memiliki desa memperoleh sumber pendanaan tambahan seperti dana desa, DED, BHPRD, bantuan keuangan infrastruktur desa, hingga bantuan dari provinsi, yang langsung ditransfer ke pemerintah desa masing-masing. Jika diakumulasi, anggaran di kecamatan lain justru bisa lebih besar,” tutupnya.(cr1/sal)

<< SebelumnyaMemperkuat Perencanaan Pembangunan Ke Depan, Kadisbudpira Lakukan Peninjauan GOR dan Alun Alun Jampang Kulon
Selanjutnya >>SMPN 1 Jampang Kulon Gelar Edukasi Gizi Kepada Siswa, Dalam Rangka Peringati HGN Ke-66

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini