Beranda News Jadi yang Terbaik di Kecamatan Kemang, SPPG Bogor Kemang Tegal Sajikan Daging...

Jadi yang Terbaik di Kecamatan Kemang, SPPG Bogor Kemang Tegal Sajikan Daging Satu Kali Dalam Seminggu

NarasiTime.co – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Kemang Tegal berdiri sejak satu tahun yang lalu. SPPG yang berada di RT 001 RW 03 Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor merupakan SPPG favorit di Kecamatan Kemang, dengan variasi menu, mulai dari sayur, telor, ayam bahkan daging serta buah-buahan, membuat sekolah-sekolah dan penerima manfaat lainnya yang berjumlah 2700 enggan beralih ke SPPG yang lainnya.

Pemilik SPPG Bogor Kemang Tegal Deni Pramuji mengakui selama ini pihaknya terus berupaya mempertahankan dan terus meningkatan kualitas menu yang dimulai dari bahan baku. Dirinya sering kali bertindak keras terhadap bahan baku yang datang dengan kualitas rendah.

“Bahan aku itu kalau memang datang jelek, kita wajib tolak,” ujarnya kepada NarasiTime.co, Jumat (18/09/2026).


Kenapa dirinya tegas menolak bahan baku yang kualitasnya buruk, karena itu bermuara pada menu yang akan dimasak.
“Kalau bahan bakunya sudah jelek, kualitas menu masakannya pun jadi jelek,” tegasnya.

Selain aspek kualitas bahan, dirinya juga selalu mengutamakan pelayanan kepada semua penerima manfaat. Jika ada komplain dan masukan pihaknya menerima dengan senang hati.
“Kalau ada keluhan-keluhan kita terbuka lebar,” ujarnya.

Baca Juga :  Percepatan Hunian Pasca Bencana, Disperkim Sukabumi Konsultasikan ke Kementerian PKP

Lebih jauh Deni menjelaskan, untuk mencegah keracunan yang belakangan sering terjadi, salah satunya dengan cara mengatur waktu masak. Jika permintaanya pagi, maka masakannya dimasak dini hari, jika permintaanya siang masakannya di masak pagi.

” Ketika perminaannya pagi, kita masak jam 1 jam 12 malam, karena permintaanya pagi. Tapi ada yang siang, jadi bahan kita tidak masak semua. Kalau permintaannya jam 11, kita masaknya jam 7 jam 8. sehingga masakannya masih fresh,” bebernya.

Selama ini menurut dia Badan Gizi Nasional (BGN) yang dipimpin Sudaryono sudah sangat baik dalam mengambil langkah-langkah. Sebagai pemimpin yang bersangkutan sudah mendengarkan masukan dari sejumlah pihak. Tapi ada satu yang perlu dilakukan yang yakni merekrut konsultan.

“Karena seorang konsultan akan membedah dengan detail, dari manajemen, dari stafnya, dari proses masaknya hingga pemporsiannya,” jelasnya.

Menurutnya keberadaan chef itu hanya sebagai pemasakannya saja yang membuat masakan baik, tetapi tidak ada QA yakni Quality Assurance. Yakni proses sistematis untuk mendapatkan kualitas yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrim Mulai Menerpa Bogor, Paslon Nomor Urut 1 Rudy Susmanto - Jaro Ade Meminta Masyarakat Waspada


“Jadi itu yang dibutuhkan, kita juga tahu lah kepala SPPG ada yang berantem dengan chef-nya. Nah konsultan ini sebagai penengah,” terangnya.

Semantara itu Kepala SPPG Ahsan Nurfalah menambahkan, setahun berjalan hingga kini SPPG tempat dirinya bekerja selalu menyajikan menu yang variatif, bahkan tidak jarang dirinya menyajikan menu sesuai permintaan dari sekolah. Salah satu caranya pihaknya menampung masukan dari sekolah dan penerima manfaat lainnya.

“Terkadang kami datang ke sekolah atau posyandu, masukannya apa. Dari menu ada yang disukai atau diminati. Kalau ada yang diminati, kita tambah menunya kita diperbanyak,” jelasnya.

Dari sekian banyak menu yang selama ini disajikan, Ahsan mengungkapkan ada satu menu masakan yang jadi favorit di SPPG Bogor Kemang Tegal ini, yakni ayam katsu. Karena memang pihaknya selama ini lebih banyak menyajikan olahan ayam.
“Dua minggu terakhirnya ini kita menyajikan daging dua kali, seminggu sekali. Walaupun ada diselingi telor. Telor itu maksimal dua kali dengan variasi disausnya,” bebernya.

Baca Juga :  Disambangi Dewan Pers, Media BogorOne.co.id Jalani Verifikasi Faktual

Jadi Penerima Manfaat, SDN 4 Tegal Tidak Mau Beralih ke SPPG Lain

Kepala Sekolah SDN Tegal 4 Sobariyah yang sekolahnya menjadi salah satu penerima manfaat dari SPPG Bogor Kemang Tegal ini mengucapkan terima kasih yang selama ini bekerjasama dan dia berharap kerjasama ini terus berlanjut dan meningkatkan menu-menu yang tersaji untuk para siswa.

“Alhamdulillah selama ini tidak ada keluhan dari siswa,” ungkapnya.


Dia mengungkapkan, kerjasama dengan SPPG Bogor Kemang Tegal ini sudah berlangsung selama satu tahun. Posisi dengan sekolah dekat sehingga masakan yang datang selalu dalam kondisi fresh. Dan SPPG ini yang pertama, setelah ada pembanding-pembanding inilah yang terbaik.
“Saya juga pernah diarahkan untuk mengganti dapur, terus terang kami menolak. Kami konsisten dengan yang sudah kami terima karena berdasarkan pembanding-pembanding untuk saat ini dapur ini yang terbaik,” pungkasnya.(cr1/sal)

<< SebelumnyaPublikasi Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Selanjutnya >>Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Cileungsi, Bupati Bogor Rudy Susmanto Melakukan Penyisiran Langsung Bersama TNI dan Polri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini