Beranda News H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan Setinggi-Tingginya Atas...

H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan Setinggi-Tingginya Atas Wafatnya Ulama Karismatik K.H. Syukron Ma’mun

NarasiTime.co – Duka mendalam menyelimuti masyarakat dan tokoh nasional atas wafatnya ulama kharismatik, K.H. Syukron Ma’mun, pada Ahad, 18 Oktober 2026. Kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan yang teramat dalam bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

Ungkapan duka cita dan penghormatan setinggi-tingginya turut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si..

Melalui pernyataan tertulisnya, Anton mengenang sosok K.H. Syukron Ma’mun bukan hanya sekadar ulama biasa, melainkan pelita dan pengayom umat yang konsisten mewakafkan hidupnya untuk dakwah dan kebaikan.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Mencari Penyebab Banjir di Desa Cijayanti

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita telah kehilangan salah satu pelita umat. Kepergian K.H. Syukron Ma’mun meninggalkan duka dan kehilangan yang teramat dalam. Sepanjang hayatnya, almarhum telah mewakafkan seluruh hidupnya sebagai ulama yang tangguh, istiqamah, dan penuh kebijaksanaan,” ujar Anton Suratto, Senin (19/10/2026).

Teladan dan Kompas Moral

Menurut Anton, almarhum merupakan sosok yang memberikan dampak nyata dalam perjalanannya mengabdi kepada masyarakat. Keteguhan prinsip berdakwah yang dipadukan dengan kelembutan sikap dalam merangkul masyarakat menjadi teladan sejati.

“Bagi saya, sosok K.H. Syukron Ma’mun bukan sekadar tokoh agama, melainkan panutan, kompas moral, dan teladan sejati. Keteguhan prinsip beliau dalam berdakwah dan menyuarakan kebenaran, dipadukan dengan kelembutannya dalam merangkul umat, menjadi sumber inspirasi yang tak ternilai bagi langkah pengabdian saya kepada masyarakat,” ungkap Legislator asal Jawa Barat tersebut.

Baca Juga :  Hari Jadi Bogor, Warga Rumpin Gelar Demo Minta Jalan Diperbaiki

Ia juga menambahkan bahwa nasihat-nasihat yang pernah disampaikan almarhum selalu menjadi pengingat penting dalam menjalankan amanah publik dengan penuh integritas dan ketulusan.

“Nasihat-nasihat almarhum selalu menjadi penyejuk jiwa sekaligus pengingat agar setiap amanah dijalankan dengan integritas, ketulusan, dan rasa takut kepada Sang Maha Pencipta,” imbuhnya.

Baca Juga :  Terkait Meninggalnya Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa, Anton Minta Polisi Militer TNI AU Mendalami Keterangan Ayah Almarhum

Doa untuk Almarhum dan Keluarga

Di akhir penyampaiannya, Anton Sukartono Suratto mendoakan agar almarhum K.H. Syukron Ma’mun mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, wabil khusus Gus Faiz, semoga senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan,” tutur Anton.

“Selamat jalan, Kiai. Ilmu dan keteladanan yang engkau wariskan akan terus hidup dan menerangi langkah kami,” pungkasnya.(cr1/sal)

<< SebelumnyaMARI SUKSESKAN PROGRAM IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DEMI MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK INDONESIA YANG LEBIH PRAKTIS, EFISIEN, DAN AMAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini