Beranda News Bau Busuk Menyengat dari RPH Dikeluhkan Warga Perumahan Griya Cimangir Estate Gunung...

Bau Busuk Menyengat dari RPH Dikeluhkan Warga Perumahan Griya Cimangir Estate Gunung Sindur, Ancam Kesehatan Warga

foto : Ilustrasi

NarasTime.co – Warga Perumahan Griya Ciamangir Estate RT 10 RW 13 Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur mengeluhkan bau busuk yang menyengat yang bisa mengancam kesehatan warga yang sudah terjadi sudah sejak lama.

Keluhan resmi pun dilayangkan warga kepada Kepala Desa Gunung Sindur pada 28 April 2026. Namun hingga kini, belum ada solusi konkret dari pemerintah desa setempat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Tak berhenti pada dugaan, warga melakukan penelusuran mandiri. Hasilnya cukup mengejutkan sumber bau menyengat diduga berasal dari sebuah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) ayam yang berlokasi di Desa Pabuaran, wilayah yang berbatasan langsung dengan Desa Gunung Sindur.

Baca Juga :  Jaringan Jurnalis Bogor dan RSUD Cibinong Siap Jalin Sinergitas

Di lokasi tersebut, warga menemukan kondisi yang memprihatinkan. Tumpukan jeroan hewan dalam jumlah besar dibiarkan terbuka dalam keadaan basah dan membusuk. Bau yang dihasilkan tidak hanya menyengat, tetapi juga menyebar hingga ke kawasan permukiman

Lebih dari itu, dugaan pelanggaran lingkungan semakin kuat setelah ditemukan adanya pembuangan limbah cair secara sembarangan. Sisa darah dan kotoran hewan disebut langsung dialirkan ke saluran air tanpa pengolahan, memperparah pencemaran serta berpotensi menjadi sumber penyakit.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan dan kepatuhan terhadap standar lingkungan hidup. Warga menilai praktik tersebut tidak hanya melanggar norma kesehatan, tetapi juga berpotensi melanggar aturan pengelolaan limbah.

Baca Juga :  BKPSDM Kabupaten Bogor Jadi Tuan Rumah Pendampingan Penyelesaian Disparitas Data ASN

Warga pun mendesak pemerintah desa untuk segera bertindak. Mereka meminta adanya koordinasi lintas desa, teguran tegas kepada pihak pengelola RPH, hingga mediasi terbuka guna mencari solusi.

Tak hanya itu, warga juga menuntut tanggung jawab penuh dari pihak perusahaan, termasuk pembersihan area terdampak, perbaikan sistem pembuangan limbah, serta kompensasi atas kerugian yang dirasakan masyarakat.

Jika tidak ada tindakan konkret, warga mendesak instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk turun tangan, bahkan menutup sementara operasional RPH tersebut.

Baca Juga :  Kasus Pungli KUA Cibadak, Fenomena Gunung Es Kasus Pungli di Kemenag Indonesia

Dikutip dari MonitorUpdate.com, Kepala Desa Gunung Sindur, Deden membenarkan adanya keluhan warganya terhadap aktivitas usaha RPH yang selama ini menimbulkan bau tak sedap.

Ia pun pernah mendatangi pemilik usaha RPH. Namun sayangnya belum ada solusi yang dilakukan oleh pemiliknya dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Itu sudah saya konfirmasi ke pemilik pengusaha ayam,  dan memang bukan baru kali  ini, awal saya menjabat pun dampak lingkungan dari desa tetangga itu sudah di complain oleh warga saya, khususnya warga Griya Cimangir,“ kata Kades Deden via WhatsApp, baru-baru ini.(mu/sal)

<< SebelumnyaDisdik Kabupaten Sukabumi Mendorong Pendidikan Karakter Melalui Pramuka
Selanjutnya >>Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi Resmi Selesai, Nuruddin Zain Syamsi Terpilih Menakhodai PWI Kabupaten Sukabumi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini