Bupati Bogor Rudy Susmanto saat meninjau pembangunan infrastruktur.(ist)

NarasiTime.id Setahun memimpin Kabupaten Bogor, Bupati Rudy Susmanto berhasil menuntaskan pembangunan dan peningkatan 516,83 kilometer jalan kabupaten, hal itu membuat konektivitas warga meningkat dan pergerakan ekonomi semakin cepat.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga merealisasikan pembangunan dan rekonstruksi 499 meter jembatan serta 20 kilometer drainase untuk mengurangi genangan dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Program tersebut dilengkapi pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi bagi 2.631 rumah di 59 desa pada 25 kecamatan sehingga kualitas kesehatan lingkungan warga meningkat.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Dampingi Bupati Bogor Tinjau Arus Mudik dari Helikopter

Pembangunan jalan menjangkau wilayah barat seperti Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur sehingga akses pertanian, pertambangan rakyat, dan permukiman terbuka lebih luas.

Wilayah timur turut mendapat peningkatan ruas strategis guna memperlancar distribusi barang dan jasa antar kecamatan.

Sejumlah ruas yang dituntaskan meliputi Sukamakmur–Arca, Puncak Dua Sukawangi, Lingkar Singajaya–Cibodas, Cibucil Sukamaju, dan Poj Perum Asabri di Jonggol sehingga waktu tempuh warga lebih singkat.

Baca Juga :  UNCAL dan SI Cepot Berikan Kenyamanan Masyarakat datang Ke Kabogorfest 2025

Pemerintah daerah juga membangun drainase Jonggol–Sukamakmur serta Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari untuk memperkuat akses penghubung aktivitas ekonomi.

Program Satu Miliar Satu Desa mendorong percepatan pembangunan jalan desa sehingga manfaat infrastruktur langsung dirasakan masyarakat hingga pelosok.

Aduan warga terkait jalan rusak ditindaklanjuti dengan perbaikan di berbagai titik sehingga mobilitas harian kembali lancar.

Rudy Susmanto menegaskan infrastruktur menjadi investasi jangka panjang untuk pertumbuhan daerah.

Baca Juga :  PWM JABAR Berkolaborasi bersama UMMI, Dukung Wakaf Uang dan Sensus Aset Persyarikatan

“Pembangunan harus dirasakan merata. Di barat ada jalan yang dibangun, termasuk wilayah Parung Panjang hingga Gunung Sindur, di timur ada jalan yang ditingkatkan,” tegasnya kepada wartawan, Jumat, 20 Februari 2026.

Ia menyatakan jalan yang baik menurunkan biaya logistik dan membuka pusat ekonomi baru di berbagai wilayah.

Capaian ini memberi dampak nyata bagi petani, pelaku usaha kecil, dan pekerja karena distribusi hasil produksi menjadi lebih cepat dan biaya angkut lebih efisien.(*)

<< SebelumnyaSatu Tahun Memimpin, Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi Menempatkan Nilai Gotong Royong dan Kebhinekaan Sebagai Pondasi Utama
Selanjutnya >>Bupati Bogor Rudy Susmanto Membuka Pameran 75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW di Kawasan Laga Tangkas Gelora Pakansari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini