NarasiTime.id- Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan Kampung Urug sebagai salah satu kawasan heritage Kabupaten Bogor. Itu merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Hal itu diungkapkan, pada momentum penyerahan sertifikat Hunian Tetap di Kampung Urug, Kecamatan Sukajaya, Rabu (28/5/2025).

“Kami, Pemerintah Kabupaten Bogor, menetapkan beberapa titik sebagai kawasan heritage, termasuk Kampung Urug yang merupakan kampung adat. Kami ingin betul-betul melindungi apa yang menjadi peninggalan pendahulu kita, baik berupa benda maupun kearifan lokal masyarakatnya,” ujar Bupati Bogor.

Baca Juga :  PDIP Nilai Cuma Koalisi Ganjar yang Pasti Daftar KPU: Lainnya Masih Dinamis

Ia menegaskan bahwa penetapan kawasan heritage bukan hanya bersifat simbolik, tetapi akan disertai dengan langkah-langkah nyata dari pemerintah untuk mendukung program pelestarian budaya di Kampung Urug. Termasuk di dalamnya adalah pengembangan infrastruktur penunjang dan promosi kekayaan budaya ke tingkat nasional hingga internasional.

“Yang kita pakai hari ini adalah batik bermotif khas Desa Urug. Ini bukan hanya soal simbol, tetapi komitmen nyata kami untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal dunia luar. Kabupaten Bogor punya budaya besar yang harus dijaga dan diwariskan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Siapkan Empat Bus Listrik untuk Layani Masyarakat secara Gratis, Ini Respon Ketua DPRD Sastra Winara

Penetapan Kampung Urug sebagai kawasan heritage juga sejalan dengan pembangunan Pendopo Kewedanaan. Menurut Rudy, hal ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh pemerintah daerah untuk mengangkat kembali nilai-nilai lokal dan mengembalikan senyum masyarakat Desa Urug.

Baca Juga :  Hebat...! Pemkab Bogor Raih Penghargaan Universal Health Coverage

“Kami ingin menjadikan budaya sebagai salah satu pilar pembangunan. Dengan melestarikan budaya, kita tidak hanya menjaga sejarah, tapi juga menciptakan masa depan yang berakar pada identitas kuat masyarakat Bogor,” tutup Rudy.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus menggandeng tokoh adat, seniman lokal, serta akademisi untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan heritage dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan, serta tetap berpihak pada masyarakat lokal.

(*)

<< SebelumnyaJelang Idul Adha 1446 H, Bupati Bogor Rudy Susmato Kerahkan 224 Petugas Pengamanan Hewan Kurban
Selanjutnya >>Resmikan Kampung Hidroponik, Wakil Bupati Bogor Distribusikan 500 Ribu Bibit Pohon dan Buah-buahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini