NarasiTime.id – Upaya peningkatan kualitas permukiman di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan hasil nyata. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Pemerintah Kabupaten Sukabumi menuntaskan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kebonjati RT 005/005, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal.
Pembangunan ini menjadi salah satu contoh keberhasilan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat infrastruktur dasar desa. Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, melainkan juga dari keterlibatan warga dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.
“Kami ingin setiap pembangunan yang dilakukan tidak berhenti pada tahap peresmian saja. Partisipasi masyarakat menjadi kunci agar infrastruktur yang sudah dibangun dapat bertahan lama dan memberi manfaat maksimal,” ungkap Sendi, Senin (3/11/25).
Menurutnya, pembangunan jalan lingkungan merupakan bagian penting dari program peningkatan infrastruktur permukiman tahun 2025 yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Selain memperlancar akses antarrumah warga, keberadaan jalan yang memadai juga diyakini dapat mendorong aktivitas ekonomi lokal dan memperkuat konektivitas antardesa.
“Jalan lingkungan ini bukan hanya sarana fisik, tapi juga penghubung kehidupan sosial dan ekonomi warga. Mobilitas yang lancar akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas masyarakat,” jelasnya.
Sendi menambahkan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Disperkim, setiap program pembangunan diarahkan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang layak huni, tertata, dan berkelanjutan. Karena itu, pengawasan dan pembinaan pascapembangunan juga menjadi bagian penting dari strategi Disperkim dalam menjaga kualitas infrastruktur desa.
Selain berperan sebagai pelaksana pembangunan, Disperkim juga berfungsi sebagai fasilitator yang mendorong tumbuhnya kesadaran warga akan pentingnya menjaga hasil pembangunan. Sendi berharap masyarakat Desa Kadununggal dapat terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan, memperbaiki kerusakan ringan, dan menggunakan fasilitas jalan secara bijak.
“Kami mengajak warga untuk merasa memiliki hasil pembangunan ini. Jika dijaga bersama, manfaatnya akan terus dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan,” tutur Sendi.
Dengan rampungnya pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kebonjati, akses warga menuju sekolah, pasar, dan fasilitas umum kini semakin mudah. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat geliat ekonomi desa, memperluas konektivitas wilayah Kalapanunggal, serta menjadi inspirasi bagi desa lain untuk terus mendukung program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.(Fitra Yudi. S)














