Beranda Advertorial PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR RAIH SIPP AWARD 2025

PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR RAIH SIPP AWARD 2025

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kembali menorehkan prestasi berupa penerimaan penghargaan STRATEGI INOVASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN (SIPP) AWARD 2025, yang diselenggarakan dan diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bekerjasama dengan Traction Energy Asia dan Koalisi Ekonomi Membumi (KEM). Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September 2025, bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Ajang ini diikuti oleh 188 peserta dari seluruh Indonesia, yang terbagi dalam 5 (lima) kategori, yaitu : Komprehensif, Inovatif, Inisiatif, Komitmen Dan Ekonomi Restoratif. Bupati Bogor menerima penghargaan untuk kategori INISIATIF, sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang telah berkomitmen mengintegrasikan secara komprehensif isu-isu pembangunan berkelanjutan ke dalam rumusan kebijakan perencanaan pembangunan daerah, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.

Tema yang diusung dalam SIPP Award 2025 adalah “STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN RENDAH KARBON SEBAGAI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN”. “Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan sebagai daerah yang inisiatif, yang mengedepankan konsep-konsep inisiatif dalam perencanaan berbasis ekosistem melalui pelembagaan konsep pembangunan berkelanjutan sebagai isu strategis yang harus diintegrasikan ke dalam kebijakan perencanaan dan implementasi pembangunan,’’ kata Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, Tommy A Pranata.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Ingin Terus Menjaga Sinergitas Dengan TNI Untuk Membangun Kabupaten Bogor

Saat ini, dunia sedang dalam ancaman pemanasan global yang mengakibatkan krisis iklim, bencana ekologis, kerusakan lingkungan dan penurunan daya dukung sumber daya alam secara signifikan. Oleh karena itu, sangat penting pemerintah daerah membuat kebijakan pembangunan berkelanjutan dalam dinamika penyelenggaraan pembangunan daerah. Kebijakan itu terdiri atas ruang lingkup fase perumusan kebijakan perencanaan pembangunan dan fase pelaksanaan program kegiatan pembangunan. Begitu juga pada proses perencanaan pembangunan membutuhkan basis dukungan analisis teknokratik agar strategi dan kebijakan yang ditetapkan dapat diimplementasikan secara akurat sehingga target pembangunan yang direncanakan dapat terwujud.

Baca Juga :  BENCANA LONGSOR DAN PENANGANAN SALURAN CIPANGGILINGAN CISARUA

Merencanakan pembangunan harus mengedepankan pertimbangan keberlanjutan dan keseimbangan.  Hal ini penting karena warisan untuk generasi mendatang sangat bertumpu pada kebijakan pro lingkungan yang dijalankan saat ini.

Langkah perencanaan yang tepat sudah dicanangkan oleh Bupati Bogor hingga tahun 2030 mendatang.  Ke depan, perencanaan berbasis pembangunan rendah karbon harus dapat mewarnai implementasi pembangunan di segala aspek.  Untuk itu, diperlukan strategi-strategi inovatif yang nantinya dapat direplikasi oleh daerah lain.Keberhasilan Kabupaten Bogor menjadi pemenang dalam kategori inisiatif merupakan penghargaan dari  upaya  Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menyusun dokumen database GRK level kabupaten sebagai inisiatif untuk mendukung pembangunan lestari. Mewakili Bapak Bupati, dalam sambutannya selepas menerima penghargaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, ST, M.Si menyampaikan selamat dan terima kasih atas bonus dari kerja keras dan komitmen yang secara konsisten dilakukan oleh teman-teman Bappedalitbang, untuk terus menjadi motor penggerak dalam perencanaan pembangunan daerah. Dirinya berharap ada dana insentif untuk memacu dan memicu daerah, agar terus peduli pada pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Desa Berdjamur PLN UID Jakarta Raya Raih Penghargaan DKJ Award 2024

 Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Dr. Bambam Setia Aji, ST., M.BA mengaku bangga atas raihan prestasi ini. Dirinya tetap berkomitmen dalam pembangunan berkelanjutan untuk masa depan Kabupaten Bogor. Terlebih penghargaan ini bukan merupakan hasil penilaian dari apa yang dilakukan dalam

waktu pendek, melainkan merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras kepala-kepala Bappedalitbang sebelumnya serta seluruh pegawai Bappedalitbang dalam mengawal pembangunan yang pro pada kelestarian lingkungan.(adv)

 

<< SebelumnyaKepala BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Sampaikan Literasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja di Podcast Klarifikasi PWI Kabupaten Sukabumi
Selanjutnya >>Dinas PERKIM Kabupaten Sukabumi: Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini