NarasiTime.id – Bagian dari rangkaian acara Bogorfest, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor menggelar Job Fair di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Acara yang yang berlangsung dua hari, 16 – 17 Juni 2025 itu diikuti 25 perusahaan dengan menyediakan 1.824 lowongan pekerjaan.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Nana Mulyana mengungkapkan, kalau 1.824 lowongan pekerjaan yang tersedia itu berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Harapan kita lowongan pekerjaan tersebut benar-benar dimanfaatkan para pencari kerja khususnya mereka yang bisa memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan,” ungkapnya kepada NarasiTime.id, Senin 16 Juni 2025.
Menurut Nana hal ini merupakan kesempatan baik untuk menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor.
“Pelaksanaanya kita berkaca dari Bekasi kita mengantisipasi dan kita buat sedemikian rupa agar para pencari kerja ini nyaman,” harapnya.
Agar para pencari kerja nyaman, pihaknya melibatkan semua unsur pengamanan dan mempersiapkan berbagai fasilitas, mulai dari wc, pemadam kebakaran, air dari PDAM dan para pencari kerja tersebut tidak boleh kena panas matahari serta disediakan tempat duduk.
“Insyaalah kita akan layani para pencari kerja ini dengan kondisi nyaman sehingga berdampak positif dalam penyelenggaraan. Dan terpenting lowongan pekerjaan ini bisa termanfaatkan para pencari kerja,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, kalau para pencari kerja yang datang bukan hanya masyarakat Kabupaten Bogor saja, tapi ada yang berasal dari Depok dan Kota Bogor. Sementara estimasi para pencari kerja yang datang sekitar 2.800, tetapi pihaknya mengantisipasi bagi para pencari kerja yang tidak scan barcode tetapi datang pada hari H-nya.
“Lihat yang datang diangka usia pencari kerja di atas 18 tahun yakni lulusan SMA,” ungkapnya.
Sementara itu salah seorang pencari kerja asal Kecamatan Citeurup Suci (19) mengatakan, dirinya datang dari Citeureup untuk mencari pekerjaan di arena Job Fair tersebut. Salah satu bidang yang dia inginkan adalah operator produksi.
“Saya berharap datang ke sini bisa dapt pekerjaan. Untuk kerja sih di bidang apa saja, tapi utamanya operator produksi,” ungkap remaja yang sudah satu tahun menganggur itu.
Dia mengungkapkan, setelah masuk ke arena Job Fair dirinya mengunjungi hampir seluruh stand dan ada beberapa stand yang tidak dikunjunginya karena lowongan pekerjaan yang tersedia tidak cocok bagi dirinya.
Lebih jauh dia menilai positif dengan digelar Job Fair ini, karena sangat dibutuhkan bagi orang-orang yang belum kerja.
Perlu diketahui pada Job Fair tersebut penyandang disabilitas mendapat perhatian khusus dengan disediakannya ruang dan fasilitas pendukung, termasuk lowongan pekerjaan inklusif.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, M. Zulham Nasution menegaskan, kegiatan ini tidak hanya mempertemukan pencari kerja umum dengan perusahaan, tetapi juga menjadi momentum penting bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan kerja yang setara.
“Ada tiga perusahaan yang menyediakan lowongan khusus bagi teman-teman disabilitas. Ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk membuka akses kerja yang inklusif dan adil bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Zulham.(adv)



















