NarasiTime.id – Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan komitmennya untuk mendukung stabilitas harga pangan asal hewan, yang menjadi komoditas strategi penyumbang inflasi.
Asep Kusnadi, upaya menjaga inflasi tidak hanya tergantung pada sektor pertanian dan distribusi kebutuhan pokok, melainkan juga pada ketersediaan serta kestabilan harga daging, telur dan susu.
“Produk peternakan, daging ayam, sapi, maupun telur ayam, sering menjadi penentu fluktuasi harga, karna itu kami fokus menjaga rantai pasok agar tetap stabil,” ujar Asep Kurnadi setelah mengikuti rapat koordinasi dengan mandagri secara virtual, Senin (8/9/2025).
Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa dinas peternakan Sukabumi menguatkan kerjasama dengan para peternak, pelaku usaha, untuk memastikan ketersediaan pangan hewani.
Selain itu, dinas peternakan juga menyiapkan program penguatan cadangan pangan daerah dan sektor peternakan, dengan langkah tersebut, kabupaten Sukabumi diharapkan mampu meredam gejolak harga jika terjadi lonjakan permintaan atau gangguan distribusi.
“Cadangan pangan lokal menjadi solusi strategis, dengan begitu, inflasi bisa terkendali dan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pangan hewani dengan harga yang kompetitif,” ucapnya
Asep menambahkan, dukungan masyarakat juga sangat penting dan menjaga stabilitas inflasi, ia mengajak semua pihak untuk mengutamakan produk peternak lokal Sukabumi dan kwalitas nya tidak kalah dengan daerah lain tutupnya.(Fitra Yudi. S)














