
NarasiTime.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dede Candra Sasmita, menyoroti bangunan SMAN maupun SMKN lebih mudah ambruk dibanding gedung milik lembaga pendidikan swasta.
“Dalam setahun terakhir terdapat tiga sekolah negeri milik plat merah di Kabupaten Bogor ambruk,” ujar Dede Candra Sasmita pada dialog awak media di kantor DPC Demokrat Kabupaten Bogor, Senin (17/11/2025).
Legislator Partai Demokrat ini menjelaskan, bahwa gedung sekolah tersebut pertama keli terjadi di SMAN 1 Ciampea pada pertengahan Maret 2025. Kemudian kasus serupa menimpa SMKN 1 Cileungsi pada 10 September 2025, dan teranyar SMKN 1 Gunung Putri pada 3 November 2024.
Dede Chandra Sasmita sapaan akrabnya Dechan ini mengatakan, dirinya sangat jarang mendengar laporan adanya bangunan atau gedung SMA/SMK milik swasta mengalami insiden roboh.
“Tentu ini menjadi pertanyaan yang harus saya pertanyakan ke Pemprov Jabar, mengapa yang sering kejadian ambruk itu sekolah negeri saja,” kata dia.
“Makanya kita tunggu hasil investigasinya, apakah demikian atau tidak,” tandasnya.
Sekedar diketahui, insiden atap sekolah ambruk kembali terulang di Kabupaten Bogor. Senin (3/12/2025) sekira pukul 15.00 WIB, atap salah satu ruang kelas SMKN 1 Gunung Putri, yang berada di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, ambruk.(cr1/sal)













