Narasitime.co – Gardu Induk (GI) 150 kV Jampang Kulon resmi dioperasikan melalui kegiatan Re-Energize Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon di Kampung Negla, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/8/2026).
Pengoperasian Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan, khususnya di wilayah Sukabumi Selatan. Infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan pengoperasian secara resmi dibuka Wakil Bupati Sukabumi Andreas bersama Vice President Efisiensi, Kualitas dan Pengukuran Distribusi Jawa, Madura, dan Bali PT. PLN (Persero) MX Wahyu C Prasetyo, jajaran manajemen PLN UID Jawa Barat dan UP3 Sukabumi, serta segenap manajemen PT PLN unit induk dan unit pelaksana di Jawa Barat.
Dalam prosesi tersebut hadir pula Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo, perwakilan Polres Sukabumi, Forkopimcam Jampangkulon serta sejumlah undangan lainnya.
Vice President Efisiensi, Kualitas dan Pengukuran Distribusi Jawa, Madura, dan Bali PT PLN (Persero) MX Wahyu C Prasetyo mengatakan, pengoperasian kembali Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon menjadi momentum penting setelah melalui proses panjang sekitar 14 tahun.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi hingga gardu induk tersebut dapat kembali beroperasi.
Menurut Wahyu, keberadaan Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka peluang pengembangan ekonomi di Kabupaten Sukabumi.
“Banyak potensi yang dapat kita ciptakan bersama untuk mendukung peningkatan ekonomi Indonesia, selain pemenuhan listrik untuk industri dan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menilai energize Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon menjadi solusi penting untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Sukabumi.
“Diharapkan dari energize Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon ini, seluruh kelistrikan di Kabupaten Sukabumi menjadi lebih andal,” kata Eka.

Selain memperkuat sistem kelistrikan, Eka menyebut Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah Sukabumi Selatan yang memiliki potensi UMKM, perikanan, pertanian dan berbagai usaha masyarakat.
Ia mencontohkan sektor perikanan dan nelayan yang membutuhkan dukungan listrik untuk fasilitas penyimpanan hasil tangkapan maupun pabrik es.
“Ini menjadi pekerjaan kita bersama untuk menjaga aset dan memperluas kelistrikan sampai ke ujung, sehingga masyarakat tidak hanya merasakan listriknya, tetapi juga merasakan manfaat ekonominya,” ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menyampaikan apresiasi kepada PLN dan seluruh pihak yang mendukung pengoperasian Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon.
Ia menilai penguatan infrastruktur kelistrikan merupakan langkah penting untuk menghadirkan sistem yang lebih kuat, andal serta mampu mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi masyarakat.
“Listrik merupakan urat nadi pembangunan. Ketersediaan energi listrik yang andal bukan hanya menjadi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, pelayanan publik, dunia usaha serta pembangunan daerah,” jelas Andreas.
Menurutnya, peningkatan keandalan listrik akan memberikan dampak luas bagi kawasan Pajampangan, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk pengembangan berbagai sektor ekonomi.
Potensi tersebut antara lain industri tambak udang, perikanan dan nelayan, pertanian, UMKM hingga industri kecil. Dukungan listrik yang andal dinilai dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang investasi baru.
“Semoga seiring pengoperasian Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon, manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, pelaku usaha, nelayan, UMKM dan berbagai sektor lainnya,” harapnya.
Dengan beroperasinya Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon, penguatan infrastruktur energi di Sukabumi Selatan diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kualitas pasokan listrik, tetapi turut menjadi fondasi bagi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bagi kawasan selatan Sukabumi yang memiliki potensi besar di sektor kelautan, perikanan, pertanian dan UMKM, keandalan listrik menjadi salah satu modal penting untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas serta menarik investasi.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan PLN pun berharap infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaat pembangunan kelistrikan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
Dengan demikian, pengoperasian Gardu Induk 150 kV Jampang Kulon menjadi harapan baru bagi penguatan pelayanan listrik sekaligus penggerak ekonomi di kawasan Sukabumi Selatan.(Fitra Yudi)














