NarasiTime.co – Keluhan Komite Sekolah SMAN Gunung Sindur H. Endang Sutisna yang mengaku tidak dilibatkan dalam program revitalisasi bangunan sekolah langsung direspon oleh Kepala Sekolah Jafar Rohimat.
Jafar berkilah kalau sejak awal dalam proses revitalisasi ini pihaknya sudah mengkomunikasikannya dengan pihak komite sekolah. Selain itu pembentukan kepanitiaan pembangunan juga ketua komite bertindak sebagai ketua pelaksana.
“Jadi ketua pelaksana dari proyek revitalisasi ini komite sekolah,” tegasnya kepada NarasiTime.co, Selasa (11/8/2026).
Ia mengaku, ketika akan memulai pengerjaan, bagaimana proses pengerjaannya dan juga pengadaan barang, hal itu juga sudah dibahas dalam rapat perencanaan dengan komite sekolah.
“Kemarin itu sudah ada di dalam pembicaraan di rapat itu,” bebernya.
Lebih jauh dia berharap antara pihak sekolah dengan komite sama-sama tidak terjadi gesekan ataupun miskomunikasi dan yang lainnya.
“Kalau dari kami, intinya memang saya juga harapannya seperti itu,” ujar pria asal Bandung itu.
“Itu saja kalau saya, dan memang saya juga tidak ingin pembangunan ini tidak mengenakan untuk sekolah. Dan tidak ada sama sekali keinginan sekolah berjalan sendirian,” jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya program revitalisasi bangunan SMAN Gunung Sindur di Jalan Atma Asnawi, Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur senilai Rp.1,756 miliar yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah jadi sorotan komite sekolah.Dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi tiga ruang kelas serta membangun dua ruang kelas baru. Pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) selama 180 hari kalender.(cr1/sal)














