NarasiTime.id – Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan bahwa sektor peternakan kini diarahkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.
“Kami ingin peternakan di Sukabumi tidak sekadar berproduksi, tetapi juga berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat,” ujar Asep, Jumat (7/11/25).
Menurutnya, ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa memperkuat sektor peternakan. Karena itu, Dinas Peternakan menyiapkan tiga fokus besar, yakni peningkatan kesehatan hewan, produktivitas ternak, dan hilirisasi produk peternakan. Melalui langkah tersebut, hasil produksi diharapkan tidak hanya dijual mentah, tetapi juga memiliki nilai tambah melalui pengolahan daging, susu, dan produk turunan lainnya.
“Kami mendorong peternak agar tidak berhenti di penjualan hewan hidup. Produk olahan harus dikembangkan agar ekonomi masyarakat lebih kuat,” tegasnya.
Selain itu, Dinas Peternakan juga menghadirkan solusi atas tantangan fluktuasi harga pakan dan penyakit hewan menular.
Salah satunya dengan mendorong produksi pakan lokal berbasis limbah pertanian serta menguji coba sistem digital
monitoring kesehatan hewan agar deteksi penyakit lebih cepat dan efisien.
Di sisi lain, regenerasi peternak menjadi perhatian utama. Melalui pelatihan peternakan rakyat, pelatihan bisnis, dan dukungan permodalan, dinas mendorong munculnya peternak milenial yang adaptif terhadap teknologi.
la menegaskan, kolaborasi lintas sektor sangat penting agar pembangunan peternakan di
Sukabumi terus tumbuh.
“Peternakan adalah bisnis modern yang menjanjikan. Kita perlu anak muda yang mau mengembangkannya,” pungkasnya.(Fitra Yudi.S)














